Iki Blog e Wong Jowo

Jawaban Untuk Filar Biru


Pertanyaan Anda
1. Javan…Tunjukan pada saya mana ayat2 dalam alkitab yang ilmiah?

Jawaban Saya
Aku tidak mengatakan ayat-ayat injil Bro.
Keilmiahan injil adalah menjadikan orang ingin meneliti dan mengkaji. Penulis injil yang banyak baik yang pro maupun kontra menjadikan Yesus itu nyata. He..he… Secara ilmiah pula “Hanya Orang Gila yang mau memperebutkan sesuatu yang tidak nyata. Hasil penelitian pun menjadi Pro dan Kontra.
Sehingga tidak ada monopoli dan klaim yang paling. Apalagi paling dikultuskan. Tahukah anda bahwa semakin banyak orang yang memuji dan menghujat semakin populerlah orang tersebut. Sebut saja Inul Daratista. Dia menjadi ngetop karena pro dan kontra tokoh masyarakat termasuk kyai

Bila aku membaca dan menyimak ayat-ayat di Injil yang aku dapatkan spiritual karena yang aku cari memang spiritual.
Contohnya Clik di sini

Pernyataan Anda

2. Saya tidak memuji Yesus atau menghujatnya. Sebab dalam pemikiran saya yang ada hanya nabi isa as.

Jawaban Saya

Terletak dihalaman Yesus Anak Manusia

Pernyataan Anda

3. Al Quran memang turun dari langit yang menulisnya adalah sahabat2 Rasululah ketika itu ditulis di pelapah kurma, kulit binatang atau juga di tulang binatang. Rasulullah menegaskan bahwa hanya boleh menulis AQ dan tidak boleh menulis hadist. dengan demikian tidak tercampur antara hadis dan AQ.

Tanggapan Saya

Yang turun dari langit Wahyunya itu aku percaya, tapi tulisanya di pelapah kurma, kulit binatang atau juga di tulang binatang itu ditulis manusia. seperti anda sebut menulisnya adalah sahabat2 Rasululah.
Sahabat menunuju pada satu orang, tapi sahabat-sahabatnya itu menunjuk pada yang lebih dari satu.
Di Tanah Jawa kata-kata bijak dan ajaran spiritual yang nulis hanyalah para pujangga bukan sahabat nabi karena orang jawa ga punya orang dengan sebutan nabi, tapi di tanah jawa banyak orang menjadi bijak karena membaca tulisan-tulisan para pujangga. Mereka yang menjadi bijak karena membaca dengan rasa, karena spiritual itu adalah rasa sehingga tuhannya pun ada dirasa. Mereka yang membaca dengan pikiran tuhannya pun hanya dipikiran sehingga melihat kebenaran harus hitam dan putih dan ingin menjadikan hitam dan putih dengan begitu orang yang membaca dengan pikiran akan mengklaim dirinya dan apa yang diyakini adalah paling benar.

Pernyataan Anda
4. Yang jelas Yesus menurut kristen dan Nabi Isah menurut Islam adalah manusia biasa seperti anda.

Tanggapan Saya
Terletak di halaman “Yesus Anak Manusia”
dari situ anda akan tahu alasan saya. Mana yang disebut allah dan mana yang disebut manusia.
Anda tahukan wali sesat Syeh Siti Jenar lebih lanjut silakan kunjungi alang-alang kumitir Clik di sini
Blogs itu bukan blug saya tapi saya sering berkunjung kesana penulisnya juga aku ga kenal

Pernyataan Anda
5. Nabi Isa hanya menyampaikan risalahNya hanya kepada penduduk Nazaret bukan kepada alam semesta.

Tanggapan Saya
Bila anda diberi sesuatu tetapi anda tidak mau lalu anda buang. Terus saya menemukan di jalan dan barang itu berguna buat saya itu akan menjadi yang terbaik buat saya karena saya membutuhkan. Dan tidak ada yang memberi pada saya mau beli ga mampu.

Pernyataan Anda
5. Yang terbaik adalah ajran Rasulullah SAW.

Tanggapan Saya
Simak kembali tanggapan saya di atas. Kesimpulan saya anda membaca dengan pikiran.

Dari: Bilangan Fu
Karya: Ayu Utami
Moral agama adalah nafas kehidupan, sementara hukum agama hanyalah selang dan segala infus yang memaksa badan mati untuk tidak mati-mati.
Manusia tidak bisa hidup dengan selang dan segala infus itu terus-menerus.
Nafas yang alami harus ditumbuhkan dan dipelihara.
Jika tidak, begitulah, orang mati mengubur orang mati.

Comments on: "Jawaban Untuk Filar Biru" (4)

  1. Filar Biru said:

    @JAVAN

    1. belum apa-apa anda sudah berdusta, bukankah anda yang mengatakan ayat2 injil ilmiah dan saya meminta contoh namun anda tidak memberikannya.

    2. Hmmm…

    3. Saya kasih tahu bagaimana prosesnya sehingga Al Quran menjadi eksis sekarang ini malahan anda cerita pujangga. Javan Javan…Manalah sama antara punjangga dengan para sahabat rasulullah SAW.

    4. Apa sangkut pautnya dengan Siti Jenar bro?

    5. Hmmm anda hanya menunjukan ini dan itu anda tidak membalas dengan baik diskusi ini?!

    6. Kesimpulan saya anda tidak berani membuka cakrawala anda sendiri.

    7. Ada lagi?

  2. Pernyataan Anda
    Belum apa-apa anda sudah berdusta, bukankah anda yang mengatakan ayat2 injil ilmiah dan saya meminta contoh namun anda tidak memberikannya.

    Jawaban saya.
    Ha..ha.. anda mengatakan saya ini pendusta dan meminta bukti tentang keilmiahan ayat-ayat injil. Oke anda ingin saya tunjukan yang mana.
    Katakan injil itu fiktif atau hanya sekedar cerita rekaan. Seperti Roman, Novel, Cerpen. (Sastra) Kenapa sastra itu ada. Sastra adalah gambaran kenyataan + unsur X. (Begitu Dosenku dulu menerangkan)Para penulis injil itu tentu punya alasan kenapa mereka menulis (lihat posting mencari sensasi) Sayangnya anda membaca injil hanya mencari kelemahan sehingga anda tidak dapat menangkap apa yang terurat dan tersirat (tapi itu manusiawi kok).Coba baca Matius tentang Khotbah di atas bukit.
    Setelah membaca apa yang anda dapat?
    Isinya Nasihat…Ilmiahkan?
    Apa sih ilmiah itu?

    Pernyataan Anda
    Saya kasih tahu bagaimana prosesnya sehingga Al Quran menjadi eksis sekarang ini malahan anda cerita pujangga. Javan Javan…Manalah sama antara punjangga dengan para sahabat rasulullah SAW.

    Jawaban saya.

    Baca yang bener agar “Jaka sembung ga naek ojek” alias Ga nyabung jek. Itu perbandingan jek. Orang arab butuh orang seorang Nabi untuk mewartakan kehendak Tuhan. Orang jawa hanya lewat Tulisan para pujangga sudah banyak yang menjadi bijak. Anda masih bertanya Persamaan antara Pujangga dengan Sahabat Nabi… He..he.. Mereka sama-sama manusia jek yang diciptakan Tuhan dan terlahir dari seorang Wanita… Tidak samanya mereka berbahasa arab dan sering makan kurma orang jawa seringnya makan singkong. Masalah hikmat aku pikir tidak hanya diberikan pada bangsa Israel yang menurunkan banyak nabi, Pada bangsa arab yang menurunkan Nabi Muhhamad, juga bangsa lain. Buktinya Di India ada Sidharta Gautama. Di Yunani ada Sokrates beserta Murid-Muridnya yang menentang penyembahan terhadap dewa-dewa. Di tanah jawa ada Ajisoko, dll

    Pertanyaan anda
    Apa sangkut pautnya dengan Siti Jenar bro?

    Jawaban saya.
    Perbandingan Jek. Yesus disebut anak Allah, Siti Jenar Mengaku dirinya Allah. Ada apa dengannya ? Tentu dibutuhkan pemahaman lebih. Bukan hanya membaca secara hurufiah, ada yang tersurat dan tersirat.
    Begitulah kata-kata, kalimat sehingga disebut ambigu.

    Pernyataan anda
    Hmmm anda hanya menunjukan ini dan itu anda tidak membalas dengan baik diskusi ini?!
    Kesimpulan saya anda tidak berani membuka cakrawala anda sendiri.
    Ha..ha.. anda mengatakan saya ini pendusta dan meminta bukti tentang keilmiahan ayat-ayat injil. Oke anda ingin saya tunjukan yang mana.
    Katakan injil itu fiktif atau hanya sekedar cerita rekaan. Seperti Roman, Novel, Cerpen. (Sastra) Kenapa sastra itu ada. Sastra adalah gambaran kenyataan + unsur X. (Begitu Dosenku dulu menerangkan)Para penulis injil itu tentu punya alasan kenapa mereka menulis (lihat posting mencari sensasi) Sayangnya anda membaca injil hanya mencari kelemahan sehingga anda tidak dapat menangkap apa yang tesurat dan tersirat (tapi itu manusiawi kok).Coba baca Matius tentang Khotbah di atas bukit. Setelah membaca apa yang anda dapat?
    Isinya Nasihat, petunjuk kearah spiritual.
    Contoh : Berbahagilah orang yang suci hatinya karena dia akan melihat Allah. Hanya dengan kesucian hati manusia dapat melihat Allah. Pertatanyaannya: Seperti apa orang yang suci hatinya?

    Saya kasih tahu bagaimana prosesnya sehingga Al Quran menjadi eksis sekarang ini malahan anda cerita pujangga. Javan Javan…Manalah sama antara punjangga dengan para sahabat rasulullah SAW.

    Jawaban saya.

    Baca yang bener agar “Jaka sembung ga naek ojek” alias Ga nyabung jek. Itu perbandingan jek. Orang arab butuh orang seorang Nabi untuk mewartakan kehendak Tuhan. Orang jawa hanya lewat Tulisan para pujangga sudah banyak yang menjadi bijak. Persamaan antara Anda masih bertanya antara Pujangga dengan Sahabat Nabi… He..he.. Mereka sama-sama manusia jek yang diciptakan Tuhan dan terlahir dari seorang Wanita… Tidak samanya mereka berbahasa arab dan sering makan kurma orang jawa seringnya makan singkong.

    Pertanyaan anda
    Apa sangkut pautnya dengan Siti Jenar bro?

    Jawaban saya.
    He..he…Bacalagi kutipan ini
    Dari: Bilangan Fu
    Karya: Ayu Utami
    Moral agama adalah nafas kehidupan, sementara hukum agama hanyalah selang dan segala infus yang memaksa badan mati untuk tidak mati-mati.
    Manusia tidak bisa hidup dengan selang dan segala infus itu terus-menerus.
    Nafas yang alami harus ditumbuhkan dan dipelihara.
    Jika tidak, begitulah, orang mati mengubur orang mati.
    ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
    Aku nggak mau menjadi dikatakan “orang mati mengubur orang mati”
    karena perdebatan merasa menjadi yang paling benar seolah-olah merasa menjadi orang yang tahu tentang kehendak Allah dengan mengatakan bahwa milikkulah yang paling benar.

    Oke..

  3. Yang aku tahu orang beriman itu lebih banyak mengaktualisasikan, merealisasikan ajaran agamanya daripada sibuk menjelekan agama dan keimanan orang lain.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.