YESUS ANAK MANUSIA


Benarkah Yesus Itu Tuhan atau Hanya Manusia Biasa.
“Tuhan menciptakan Manusia, Tuhan Meniupkan RohNya dalam nafas dan hidup manusia”
“Apa yang berasal dari daging itu daging, apa yang berasal dari roh itu roh”
Dari kata-kata di atas sebenarnya jelas ada pemisahan antara daging dan roh. Roh tanpa daging tetap roh. Daging tanpa roh adalah mayat. Tuhan itu Esa demikian juga dengan roh manusia yang cuma satu. Pernahkah anda menemukan manusia yang bernyawa lebih dari satu. Tentunya lewat kata-kata di atas kita akan dapat memilahkan Yesus sebagai Allah (Anak Allah), dan Yesus Sebagai manusia biasa.
Kita mau percaya Yesus sebagai Allah atau sebagai manusia biasa atau tidak sama sekali kedua-duanya. Tidak ada yang memaksa. Karena itulah yang disebut keimanan, mengimani, sehingga mereka disebut Kristen, Demikian pula dengan apa yang diajarkan Shidarta Gautama sehingga disebut beragama Budha yang tujuannya agar mereka berbudi yang luhur.
Mereka yang mengikuti ajaran Muhhamad dengan ajaran Agama Islam disebut Muslim. Yang diharapkan agar mereka (umatnya) dapat menciptakan lingkungan yang damai dimana ia tinggal. Ketika mereka semua dapat mengaplikasikan ajaran agamanya maka damailah dunia ini, dan selamatlah umat manusia dari kehancuran

Iklan

7 respons untuk ‘YESUS ANAK MANUSIA

  1. Filar Biru 20 April 2010 / 12:28 pm

    Kunjungan balasan bro.

    contermu sudah saya jawab di blog ku

    makasih atas kunjungannya

  2. JALANTERANG 20 November 2010 / 5:34 pm

    Salam damai dan sejahtera saudaraku…. Memang keyakinan adalah pembenaran dari hati kita. Namun kita sbg manusia diberi akal yang dapat meneliti apa apa yang kita lihat dan kita rasakan,serta bukti yang kita peroleh dr kebenaran itu sendiri.

  3. JAVANIZIS 24 Januari 2011 / 2:23 pm

    Kebenaran manusia adalah menjadi manusia yang manusiawi. Kebenaran ilahi adalah dimiliki oleh yang tahu kehendak ilahi yaitu yang dekat dengan allah. Dari catatan apapun dan kitab apapun mereka yang dekat dengan allah (Ada yang disebut NABI) adalah mereka yang memiliki jiwa yang sangat manusiawi. AGAMA ADALAH ALAT, PEDOMAN YANG DIHARAPKAN DAPAT MENJADIKAN MANUSIA YANG MANUSIAWI

  4. parhobass 27 Juni 2012 / 5:57 am

    mas javanizis,

    saya kurang tahu landasa n intrepertasi saudara,
    tetapi Yesus disebut Anak Manusia dan Anak Allah, itu terlahir dari theologi Perjanjian Lama, yang pada waktunya adalah milik Yahudi, jadi kita harus mengikuti pakem dan jangan membuat pakem sendiri meski terlihat masuk akal.

    Yesus Anak Manusia, singkatnya menjelaskan muatan penggenapan nubuat, bahwa Mesias yang datang, yang dinantinantikan Yahudi itu sudah terpenuhi, nubuat itu mengatakan Mesias lahir dari seorang dara.

    Yesus Anak Allah, singkatnya menjekaskan tentang asal muasal Dia yang menjadi manusia itu. Orang Yahudi memahaminya begini, Yesus yang mengklaim sebagai Anak Allah, itu sama dengan mengklaim bahwa diriNya adalah Allah, dan karena klaim serta pengertian inilah sampai Yesus semakin ditolak oleh umumnya ahli kitab suci, ahli agama, ahli taurat masa itu.

    salam

    • javanizis 27 Juni 2012 / 8:45 pm

      Aku orang jawa jadi landasan intrepertasiku tentu saja jawa. Yesus anak manusia dilihat ditinjau dari sisi daging yang lahir dari Maria
      Yesus sebagai Allah seperti yang tertera dalam Injil Yohanes 1. Pada mulanya adalah firman….dst….
      Yang menjadikan manusia hidup adalah Rohnya yang merupakan firman dari Allah

      • parhobass 28 Juni 2012 / 6:57 am

        @javanizis

        kalau saya mikir leluconnya begini…
        jika ada orang melihat kata Anak Manusia disematkan kepada Yesus, lalu berkata “Tuhkan Yesus adalah manusia biasa…..”;
        maka jika dia melihat kata Anak Allah disematkan kepada Yesus, harapannya jika adil harusnya mengakui juga bahwa Yesus adalah Allah, nyatanya kebanyakan tidak demikian….
        coba tanya kenapa?

        salam

        • javanizis 1 Juli 2012 / 11:34 pm

          Ya….Tuhkan Yesus adalah manusia biasa…..
          Bila dilihat dari sisi daging
          Karena Yesus juga bisa sedih dan gembira, dan merasa sakit
          Meskipun entah bagaimana menakarnya.
          Yesus sebagai Tuhan bila dikaji secarah Roh
          Karena kata Roh sehingga ada kata rohani
          Karena itu Yesus mampu memberikan kasih yang berkelimpahaan.
          Sama seperti Bapa
          Yesus mampu mengalahkan keinginan daging (nafsu)
          Sehingga secara lahiriah (daging) tindakkannya mencerminkan keinginan rohnya yaitu keilahiannnya
          Dengan begitu pantaslah Paulus mengatakan bahwa Yesus anak sulung Allah.
          Ahhh dapatkah aku menjadi anak yang entah keberapa.
          Untuk dapat hidup menurut kehendak roh

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s